184 Mahasiswa PSPA Unhas Ikuti Ujian Sidang Apoteker

Sebanyak 184 mahasiswa Program Studi Profesi Apoteker (PSPA) Unhas mengikuti ujian sidang yang dilaksanakan selama 2 hari, 8 – 9 Agustus 2016. Para mahasiswa harus melulusi ujian sidang ini sebagai salah satu tahap untuk mendapatkan gelar Apoteker (Apt.). Setelah mengucapkan sumpah dan janji Apoteker, maka resmilah mereka menyandang gelar tersebut di belakang namanya.

Tim penguji berjumlah 6 – 7 orang. Para penguji tersebut berasal dari berbagai latar belakang dan institusi. Di antaranya adalah PT. Kimia Farma, BPOM, rumah sakit, institusi pendidikan farmasi lain, dinas kesehatan dan dari para dosen Fakultas Farmasi Unhas sendiri. Ujian bersifat komprehensif dimana setiap penguji berhak memberi penilaian terhadap jawaban mahasiswa atas pertanyaan yang diajukan oleh penguji lainnya.

Berdasarkan peraturan akademik Unhas pasal 41 ayat (2), mahasiswa program profesi dinyatakan lulus jika telah melulusi sejumlah SKS yang disyaratkan dengan IPK sekurang-kurangnya 2,50 dan hasil ujian akhir program studi sekurang-kurangnya memiliki nilai rata-rata B. Terkait dengan pemberian nilai, maka hal ini mengacu pada ketentuan pasal 33 ayat (4) dari aturan yang sama dengan ketentuan sebagai berikut.

  • Jika nilai rata-rata lebih dari 85, maka diberikan nilai A
  • Jika nilai rata-rata 71 – 85, maka diberikan nilai B.
  • Jika nilai rata-rata lebih kecil dari 71, maka diberikan nilai E.

Perlu diketahui bahwa dalam ujian sidang ini, maka penilaian hanya 3 jenis yaitu A, B, dan E. Tidak ada opsi nilai lainnya. Bagi mahasiswa yang tidak lulus dari ujian sidang kali ini, maka mahasiswa tersebut dapat mengikuti ujian sidang profesi di periode berikutnya (chm).

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

14 − nine =