Apa Itu Narkoba? Haraaam…!

Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin melakukan kunjungan ke Sekolah Menengah Pertama Negeri I (SMPN I) Mallusetasi, Kabupaten Barru (Sabtu – Ahad, 10 – 11 November 2018). Kunjungan ini merupakan bagian dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang didanai oleh Universitas Hasanuddin. Tema yang diangkat adalah Edukasi dan Inisiasi Kader Anti Narkoba bagi Siswa SMP Sederajat di Kab. Barru melalui Perkemahan Sabtu-Minggu (PERSAMI). Sesuai namanya, kegiatan ini memadukan edukasi kefarmasian dan camping. Para peserta kegiatan, baik siswa, mahasiswa, maupun dosen, ikut berkemah di udara terbuka.

Rombongan tim FF UH terdiri atas 5 orang dosen, 8 orang mahasiswa, dan 4 orang alumni. Dosen yang berpartisipasi dalam kegiatan ini adalah Firzan Nainu, Andi Arjuna, Muhammad Nur Amir, Ismail, dan Sukamto S. Mamada. Kedatangan tim pengabdian kepada masyarakat FF UH disambut langsung dengan hangat oleh Kepala SMPN I Mallusetasi, Bapak Sarwan, S.Pd., M.M.

Kegiatan ini dimulai dengan upacara pembukaan yang langsung dipimpin oleh Bapak Sarwan. Dalam sambutannya sebagai inspektur upacara, Sarwan berpesan kepada para siswanya untuk mengikuti kegiatan ini dengan baik. “Kegiatan ini akan berlangsung selama 2 hari, Sabtu dan Minggu. Kepada anak-anakku sekalian, ikutilah kegiatan ini dengan baik karena banyak hal-hal baru yang bermanfaat yang dapat kita ambil,” ujarnya.

Setelah  menyelesaikan upacara pembukaan, rangkaian kegiatan PKM dilanjutkan dengan Penyuluhan Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (Gema Cermat). Penyuluhan ini dibawakan oleh Bapak Firzan Nainu. Penyuluhan ini diharapkan dapat memberikan pengenalan dini kepada para siswa/i SMPN I Mallusetasi tentang berbagai aspek obat. Salah satu informasi yang dibawakan dalam penyuluhan ini adalah pengenalan logo yang tercantum dalam kemasan obat. “Jadi, obat-obat yang kita minum terbagi atas 4 jenis dan dapat dilihat dari logo yang terlihat pada kemasan masing-masing obat yaitu obat bebas, obat bebas terbatas, obat keras, dan narkotika” ucap Firzan dalam presentasi tersebut. Hal lain yang juga diperkenalkan dalam penyuluhan ini terkait dengan rute-rute pemberian obat. Para peserta terlihat antusias memperhatikan penjelasan yang diberikan oleh doktor jebolah Universitas Kanazawa, Jepang, ini.

Pukul 17.30 Wita, penyuluhan selesai. Para peserta dan seluruh tim PKM FF UH beristirahat sejenak. Kegiatan dilanjutkan pada pukul 20.00 Wita dengan mengadakan permainan, outbond, evaluasi, dan api unggun. Dalam evaluasi yang dilakukan, salah seorang alumni, Irfan Kurniawan, yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini melakukan doktrin kuat bagi para siswa. Irfan meneriakkan kata “narkobaaa”, siswa lantas menyahutinya dengan kata “haraaam”. “Narkoba? Haraaam!; Narkoba? Haraaam!” Kegiatan di hari pertama berakhir pukul 24.00 Wita.

Keesokan harinya, kegiatan PERSAMI dimulai pukul 08.00 Wita dengan penyuluhan tentang bahaya narkoba. Materi ini dibawakan oleh Bapak Sukamto S. Mamada dengan judul materi “Surgamu..! Mautmu..!”. Judul ini dipilih untuk menggambarkan bahwa banyak orang yang terjerumus mengonsumsi narkoba dengan alasan kesenangan atau rekreasional. Namun, itu semua hanya bersifat sementara karena pada akhirnya akan menjadi bahaya yang luar biasa, bahkan dapat merenggut nyawa.

Dalam paparannya, Sukamto melakukan presentasi tentang 4 zat yang terafiliasi dengan narkoba yaitu ekstasi, alkohol, Lysergic Acid Diethylamide, dan dekstrometorfan. Di salah satu paparannya, Sukamto menjelaskan tentang bahaya alkohol bagi tubuh. “Alkohol telah diketahui merusak berbagai organ tubuh kita, di antaranya otak, jantung, hati, dan pankreas. Kerusakan organ-organ ini bisa memicu efek yang sangat berbahaya bagi kehidupan,” tegasnya. Materi penyuluhan ini berakhir pukul 10.00 Wita.

Selepas materi, kegiatan PERSAMI dilanjutkan dengan mengadakan 2 jenis permainan yang mengundang antusiasme bagi para peserta. Kedua permainan tersebut adalah pesan berantai dan tebak gaya. Pada permainan pesan berantai, para peserta dibagi menjadi beberapa kelompok lalu dibariskan dengan jarak tertentu. Setiap kelompok diberikan 1 kalimat yang mesti mereka sampaikan kepada teman di depannya. Terlihat antusiasme peserta mengikuti permainan ini. Untuk tebak gaya, salah seorang anggota kelompok akan menunjukkan gaya untuk ditebak oleh anggota kelompok lainnya.

Seluruh rangkaian kegiatan PKM diakhiri pada pukul 14.00 Wita, Ahad, 11 November 2018. Mewakili tim PKM FF UH, Bapak Muhammad Nur Amir, dalam sambutan penutupannya, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak SMPN I Mallusetasi, Kabupaten Barru.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eleven + two =