Mengenang 40 Hari Kepergian Almarhumah Rahmawati Syukur

Ustadz Shalahuddin Rahman Al Ayyubi sedang menyampaikan tausiyahnya di hadapan jamaah (9/11)
Ustadz Shalahuddin Rahman Al Ayyubi sedang menyampaikan tausiyahnya di hadapan jamaah (9/11)

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) KEMAFAR Universitas Hasanuddin mengadakan kegiatan yang bertajuk “Menjalin Silaturahmi dan Mengenang Ibunda Rahmawati Syukur”. Kegiatan ini didukung pula oleh Fakultas Farmasi Unhas dan dihadiri langsung oleh Dekan FF UH, Prof. Dr. Gemini Alam, M.Si., Apt.

Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 9 November 2016 ini dihadiri oleh sivitas akademika FF UH baik mahasiswa, pegawai maupun para dosen. Acara berlangsung selepas Ashar dan berakhir pada pukul 17.30 Wita di lobi gedung FF UH.

Pada permulaan acara, dua orang mahasiswa didapuk menjadi qari’ dan pembaca terjemahannya. Selanjutnya acara dilanjutkan dengan sambutan Presiden BEM KEMAFAR UH, Bobby Sugara. Mahasiswa angkatan 2013 ini mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada pihak fakultas dan seluruh panitia yang telah menyukseskan acara ini.

Sambutan selanjutnya dari Dekan FF UH. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini, selain untuk mengenang kepergian almarhumah Rahmawati Syukur, juga untuk memberikan semangat agar menjadi lebih baik lagi di tahun 2017. “Acara ini dilakukan di akhir 2016 dengan harapan kita memperbaiki kinerja kita di 2017,” tukasnya.

Tampil sebagai penceramah adalah Ustadz Salahuddin Rahman Al Ayyubi. Inti ceramah yang dibawakan ulama muda ini berkaitan dengan kiat-kiat agar kita bisa mendapatkan khusnul khatimah (akhir yang baik). Dalam salah satu petikan ceramahnya, beliau menekankan pada aspek berbakti kepada orang tua. “Bahkan, Uwais Al Qarni yang telah menggendong ibunya dengan berjalan kaki sejauh 500 kilometer untuk menunaikan haji belum sepadan dengan pengorbanan orang tua,” katanya untuk memberi contoh betapa jasa orang tua tidak akan pernah terbalaskan.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Rahman juga menyinggung tentang do’a agar minta umur panjang dan berkah. “Jangan sampai umur kita panjang, tetapi tidak berkah. Yang terbaik adalah umur kita panjang dan bermanfaat kepada orang lain,” tuturnya.

Acara berlangsung rileks karena bumbu cerita lucu yang dibawakan oleh penceramah. Acara ini ditutup dengan pembacaan do’a keselamatan untuk seluruh sivitas akademika, untuk almarhumah Rahmawati Syukur dan juga untuk kejayaan Fakultas Farmasi Unhas.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

four × four =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.