Prodi Apoteker Latih 40 Dosen dan Praktisi Menyusun Soal UKAI OSCE

Program Studi Profesi Apoteker Universitas Hasanuddin menyelenggarakan Workshop Penulisan Soal UKAI metode OSCE di kantor Fakultas Farmasi UNHAS (Sabtu-Ahad/12-13 Okt 2019. Makassar). Pada kesempatan ini, hadir sekitar 40 orang yang merupakan praktisi dari berbagai bidang pelayanan kefarmasian serta dosen di lingkungan fakultas Farmasi UNHAS. Materi dibawakan selama dua hari didampingi oleh narasumber/fasilitator Ibu Endang Wahyuningsih, Ike Dhiah R dan Susi Ari Kristina.

OSCE (Objective-Structured Clinical Examination) merupakan ujian berbasis praktik yang harus dilewati oleh calon-calon lulusan apoteker di Indonesia sebagai salah satu bentuk UKAI (Uji Kompetensi Apoteker Indonesia). Saat ini UKAI metode OSCE masih bersifat formatif namun diperkirakan sudah akan berubah menjadi sumatif pada 2020.

Dekan Fakultas Farmasi Unhas, Prof Dr Gemini Alam, M.Si., Apt., dalam sambutannya menuturkan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu memberikan kompetensi kepada para sejawat apoteker serta dosen-dosen agar mampu menyusun atau mengembangkan soal-soal OSCE sebagai salah satu upaya menyeragamkan kompetensi lulusan apoteker di tanah air. Senada dengan hal tersebut, Kaprodi Profesi Apoteker, Dra. Ermina Pakki, M.Si., Apt. juga menyampaikan harapan yang besar terhadap perkembangan prodi Apoteker UNHAS.

“Diharapkan pada kegiatan ini, dihasilkan soal-soal yang dapat terpilih menjadi soal di tingkat nasional sehingga dapat berkontribusi terhadap jumlah soal-soal yang dimasukkan dari UNHAS sehingga secara tidak langsung diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan persentase lulusan” tuturnya.

You May Also Like