SBMPTN, Unhas Liburkan Aktivitas Kampus

Ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) yang akan dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 31 Mei 2016 membuat Universitas Hasanuddin harus mempersiapkan diri sebaik mungkin. Menyikapi hal ini, Rektor Universitas Hasanuddin telah mengeluarkan Surat Edaran pada tanggal 21 April 2016 dengan nomor surat 20775/UN4/PP.24/2015 perihal Pelaksanaan Ujian SBMPTN Unhas Tahun 2016. Isi edaran tersebut terkait dengan peniadaan kegiatan akademik dan kemahasiswaan, kecuali kegiatan administrasi, pada tanggal 30 – 31 Mei 2016. Langkah yang diambil oleh Rektor Unhas ini menunjukkan keseriusan Unhas untuk menjamin terselenggaranya SBMPTN dengan lancar dan memuaskan.

Kebijakan lain yang diambil oleh Unhas untuk mendukung kelancaran SBMPTN tahun ini ditunjukkan dengan pengerahan pengawas ujian dari seluruh tenaga pendidik dan kependidikan aktif di lingkup Unhas. Hal ini disampaikan oleh Prof. Dr. Junaedi Muhidong selaku Wakil Rektor I Unhas pada Rapat Koordinasi Pimpinan Se-Unhas yang diadakan di Ruang Senat Fakultas Farmasi Unhas pada tanggal 27 April 2016.

WR I Unhas menambahkan bahwa ada sedikit perubahan kebijakan dalam hal pengerahan pengawas yang berasal dari Unhas.

“Jika dulu kami meminta surat kesediaan untuk mengawas, maka sekarang, yang tidak bersedia mengawas-lah yang menulis surat ketidaksediaanya tersebut,”

terang Junaedi.

Hal ini didasari fakta bahwa di tahun 2015, jumlah pengawas dari pihak Unhas mengalami kekurangan. Untuk menghindari kejadian yang sama, maka langkah ini diambil.

Sebagai informasi, pendaftaran SBMPTN tahun ini dimulai tanggal 25 April 2016 dan ditutup pada tanggal 20 Mei 2016. Sementara itu, pengumuman Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) akan dilaksanakan pada tanggal 10 Mei 2016. Bagi yang dinyatakan lulus diwajibkan untuk melakukan pendaftaran ulang tanggal 31 Mei 2016 (chm).

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two × 5 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.