Seorang mahasiswa diharapkan memiliki 2 skill yaitu aspek hard skill dan soft skill. Aspek hard skill, secara umum, telah dapat dilakukan dengan baik melalui proses perkuliahan dan praktikum yang baik. Aspek penopang selanjutnya adalah soft skill yang akan dapat mempengaruhi proses adaptasi mahasiswa di lingkungan masyarakat.
Aspek softskill mahasiswa farmasi difasilitasi melalui kegiatan ekstra kurikuler bekerjasama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa farmasi. Di bawah BEM, terdapat beberapa Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang dibentuk untuk menyalurkan minat dan bakat mahasiswa sehingga kemampuan berkomunikasi, menulis, menyampaikan pendapat, dan sikap-sikap mental yang tangguh dan terpuji mampu terlatih dan tercipta.