PKM atau program kreativitas mahasiswa adalah salah  satu  upaya  yang  dilakukan  oleh  Ditlitabmas  Ditjen  Dikti  untuk meningkatkan  mutu  peserta  didik  (mahasiswa)  di  Perguruan  Tinggi  agar  kelak  dapat menjadi  anggota  masyarakat  yang  memiliki  kemampuan  akademis  dan/atau  profesional yang  dapat  menerapkan,  mengembangkan  dan  meyebarluaskan  ilmu  pengetahuan, teknologi  dan/atau  kesenian  serta  memperkaya  budaya  nasional. PKM terdiri atas beberapa jenis yaitu PKM-PE (Penelitian Eksakta), PKM-PSH (Penelitian Sosial Humaniora), PKM-M (Pengabdian Masyarakat), PKM-K (Kewirausahaan), PKM-T (Teknologi), PKM-KC (Karsa Cipta). Salah satu jenis PKM adalah PKM-P (Program Kreativitas Mahasiswa-Penelitian). PKM-P merupakan  program  penelitian  yang dimaksudkan  untuk  mampu  menjawab  berbagai  macam  permasalahan  yang  berkaitan dengan  isu  terkini,  misalnya  menemukan  faktor  penentu  mutu  produk,  pengembangan metode pembelajaran, inventarisasi atau eksplorasi sumber daya alam, modifikasi produk, identifikasi  dan  pengujian  khasiat  senyawa  kimia  bahan  alam,  merumuskan  teknik pemasaran.

Tahun ini, Universitas Hasanuddin mengajukan sebanyak 635 karya dan sebanyak 51 karya berhasil didanai oleh Kemenristek Dikti. Untuk PKM-PE, karya yang diunggah sebanyak 289 karya dan sebanyak 33 karya yang lolos untuk didanai. Untuk PKM-PSH, sebanyak 48 karya yang diajukan dan sebanyak 2 karya yang didanai. Untuk PKM-M, sebanyak 65 karya yang diajukan dan sebanyak 2 karya yang didanai. Untuk PKM-K, sebanyak 151 karya yang diajukan dan sebanyak 3 karya yang didanai. Untuk PKM-T, sebanyak 10 karya yang diajukan akan tetapi belum didanai oleh Kemenristek Dikti. Untuk PKM-KC, karya yang diunggah sebanyak 72 karya dan sebanyak 11 karya didanai oleh Kemenristek Dikti.

Mahasiswa yang tergabung dalam satu tim akan mengajukan proposal penelitian. Proposal yang dinilai memenuhi kriteria PKM-P akan diberikan dana sejumlah tertentu untuk mengerjakan penelitian sesuai dengan yang diajukan pada proposal. Setiap tim akan menyampaikan hasil dari kegiatan penelitiannya dalam monitoring evaluasi oleh tim PKM Dikti. Tim yang  berhasil lolos dari penilaian akan melanjutkan kompetisi dalam kegiatan Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS).

PIMNAS merupakan puncak kegiatan ilmiah mahasiswa berskala nasional  dan  diselenggarakan  di  Perguruan  Tinggi  yang  ditetapkan  Ditjen  Dikti  atas kesediaan  dan  kesepakatan  seluruh  pimpinan  Perguruan  Tinggi.  PIMNAS  sebagai  forum pertemuan  ilmiah  dan  komunikasi  produk  kreasi  mahasiswa,  diikuti  mahasiswa  atau kelompok mahasiswa melalui jalur PKM dan non PKM.

Fakultas Farmasi sebagai salah satu fakultas yang berpartisipasi dalam kegiatan PKM, tahun ini berhasil mendapatkan pendanaan PKM-P untuk 10 tim dari total 42 karya yang diajukan. Melalui hasil seleksi oleh tim PKM dari Dikti, satu diantara tim tersebut lolos menjadi salah satu tim yang mewakili UNHAS ke PIMNAS bersama dengan satu tim lainnya. Tim dari Farmasi tersebut diketuai oleh Emilia Utomo dan beranggotakan Ernawati, Desi Ambarwati, Adhan, dan Adhea Priyanka Indira dengan judul karya “Pengembangan Formula Microsphere Mucoadhesive Propranolol dengan Polimer Kitosan dari Limbah Kulit Udang (Penaeus monodon) dalam Meningkatkan Efisiensi Pengobatan Hipertensi”. Tim dari UNHAS akan mengikuti kegiatan PIMNAS pada tanggal 8 sampai 12 Agustus di Institut Pertanian Bogor bersama dengan tim lain dari seluruh universitas di Indonesia.