Kontributor: apt. Nana Juniarti Djide, S.Si., M.Si., Dosen Fakultas Farmasi
Tim PPUPIK Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin (Unhas), yang dipimpin oleh Prof. Dr. Sartini, M.Si., Apt., menghadirkan inovasi berupa permen jahe (ginger candy) yang dirancang khusus untuk meredakan mual, muntah, dan melegakan tenggorokan. Tim ini terdiri dari Prof. Dr. Gemini Alam, M.Si., Apt.; Nana Juniarti Djide, S.Si., M.Si., Apt.; Dewi Purwaningsih, S.Si., M.Pharm., Apt.; Muh. Agung Ady Mangilep, S.E., M.Si.; serta lima mahasiswa Fakultas Farmasi Unhas. Program ini didanai oleh dana internal Unhas dengan nomor kontrak 02074/UN4.22/PM.01.01/2025.
Prof. Sartini menjelaskan bahwa permen jahe ini berbeda dari permen jahe biasa karena dosis serbuk jahe di setiap butirnya diukur dengan cermat untuk memastikan manfaat yang konsisten. “Permen ini aman dikonsumsi berbagai kalangan, termasuk ibu hamil yang mengalami morning sickness, pasien kemoterapi yang sering mual, dan orang yang mudah mabuk perjalanan,” ujarnya.
Menurutnya, meskipun ada sekitar sepuluh kompetitor di Indonesia yang memproduksi permen jahe, baik skala rumahan maupun pabrik, produk Unhas unggul karena memperhatikan dosis jahe yang tepat, sehingga aman untuk semua, termasuk ibu hamil. “Dengan pendekatan berbasis bahan alami, permen jahe ini menjadi alternatif yang lebih aman dibandingkan obat anti-muntah modern,” tegas Prof. Sartini.
Permen jahe ini akan dipromosikan melalui media sosial dan pameran dengan harga promosi untuk memperkenalkan keunggulannya. “Produk ini menambah daftar inovasi dari Unhas, khususnya Fakultas Farmasi, sekaligus mendorong semangat wirausaha mahasiswa,” tambah Prof. Sartini.
Proses Produksi Permen Jahe
Bahan utama permen ini adalah rimpang jahe yang mudah ditemukan di pasar tradisional Makassar, ditambah bahan pendukung seperti madu, menthol, dan kemasan. Proses produksi terdiri dari empat tahap: input, pemrosesan, output, dan pengemasan, dengan rencana empat siklus produksi.
- Tahap Input: Meliputi pembelian alat produksi dan bahan baku seperti jahe, madu, menthol, serta kemasan.
- Tahap Pemrosesan: Jahe diolah menjadi sari menggunakan blender, dicampur dengan bahan tambahan, dimasak hingga menjadi cairan kental, lalu dicetak.
- Tahap Output: Menghasilkan permen jahe.
- Tahap Pengemasan: Permen dikemas dalam sachet berisi 10 butir.
Tertarik mengetahui lebih jauh: yuk tonton videonya di sini


