Fakultas Farmasi jajaki kerjasama dengan tiga perusahaan besar di Indonesia

Makassar – Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin (UNHAS) terus memperkuat sinergi antara dunia akademik dan industri farmasi. Pada kegiatan yang baru saja digelar, Fakultas Farmasi UNHAS resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan tiga perusahaan ternama: PT Errita Pharma, PT Konimex, dan PT Wiralab Analitika Solusindo.

Penandatanganan perjanjian ini dilakukan di masing-masing kantor perusahaan di mana kunjungan dilakukan oleh Dekan Fakultas Farmasi UNHAS Abdul Rahim, PhD dan tim fakultas. Kesepakatan kerjasama yang dilakukan oleh pimpinan fakultas farmasi dan Perwakilan dari perusahaan mitra mencakup berbagai bidang strategis, antara lain penelitian bersama, pengembangan produk farmasi, penyediaan sarana dan prasarana laboratorium, kuliah praktisi, serta kesempatan magang dan rekrutmen bagi mahasiswa dan alumni.

Dekan Fakultas Farmasi UNHAS menyambut baik penandatanganan perjanjian ini sebagai langkah konkret dalam mewujudkan link and match antara perguruan tinggi dan industri.

“Kerja sama dengan PT Errita Pharma sebagai produsen obat generik, PT Konimex yang berpengalaman di bidang farmasi, makanan, dan produk alami, serta PT Wiralab Analitika Solusindo sebagai distributor resmi instrumen analitik Thermo Fisher Scientific, akan sangat memperkaya kegiatan tridharma perguruan tinggi kami. Mahasiswa akan mendapatkan pengalaman langsung dari industri, dosen dapat mengembangkan riset yang aplikatif, dan lulusan diharapkan semakin siap menghadapi dunia kerja,” ujar Dekan.

PT Errita Pharma dikenal sebagai produsen obat generik berkualitas dengan kapasitas produksi besar di Bandung. PT Konimex merupakan perusahaan farmasi dan produk kesehatan yang telah berdiri sejak 1967 dan aktif memproduksi obat, makanan, serta produk berbasis bahan alam. Sementara PT Wiralab Analitika Solusindo menyediakan solusi lengkap peralatan laboratorium analitik, kromatografi, dan spektrometri massa yang sangat dibutuhkan untuk penelitian di bidang farmasi.

Ketua tim kerja sama dari pihak industri menyatakan bahwa kolaborasi ini diharapkan dapat menghasilkan inovasi produk farmasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia, khususnya di Kawasan Timur Indonesia.

Dengan ditandatanganinya ketiga perjanjian ini, Fakultas Farmasi UNHAS semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat pendidikan dan penelitian farmasi unggulan di Indonesia Timur. Kerja sama ini juga sejalan dengan visi Unhas sebagai universitas yang mendukung pembangunan berbasis maritim dan kesehatan nasional.