Tim Dosen Laboratorium Mikrobiologi Farmasi FFUH Gelar Pelatihan Pembuatan Kompos dari Daun Kering untuk Petugas Kebersihan

Makassar, 27 Oktober 2026 – Dalam upaya mendukung terciptanya kampus hijau yang berkelanjutan, Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin (Unhas) menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Pelatihan Pemanfaatan Daun Kering menjadi Kompos bagi Cleaning Service (CS) dalam Mendukung Pengelolaan Sampah Organik Berkelanjutan di Kampus Unhas Tamalanrea”. Acara ini berlangsung pada 23 Oktober 2026 di Laboratorium Mikrobiologi Farmasi Unhas.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Dekan II Fakultas Farmasi Unhas, Prof. Herlina Rante. Pelatihan tersebut mendapat respons positif dari para petugas kebersihan, dengan dihadiri lebih dari 30 peserta cleaning service dari lingkungan Fakultas Farmasi dan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Unhas Tamalanrea.

Dipimpin oleh Prof. Dr. Sartini, M.Si., Apt., bersama tim pelaksana yang terdiri dari Herlina Rante, Nana Juniarti Natsir Djide, Dewi Purwaningsih, Afdil Viqar Viqhi, dan Haslia, program ini hadir sebagai solusi nyata atas permasalahan timbulan sampah organik di kawasan kampus. Kawasan Unhas Tamalanrea yang rindang menghasilkan dedaunan kering dalam jumlah melimpah setiap harinya.

Alih-alih dibakar yang berpotensi menimbulkan polusi udara, tim pengabdian mengedukasi para peserta untuk mengolah limbah daun secara produktif menjadi pupuk organik yang bermanfaat. Dalam sesi pelatihan, peserta memperoleh pemahaman mengenai prinsip pengolahan limbah organik menjadi pupuk kaya nutrisi. Proses pengomposan dilakukan dengan mencampurkan dedaunan kering dan tanaman segar yang telah dicacah halus, lalu diperkaya dengan larutan aktivator mikroorganisme pengurai. Melalui fermentasi terstruktur dalam wadah khusus selama beberapa minggu, campuran tersebut berubah menjadi kompos matang yang gembur dan kaya akan unsur hara makro maupun mikro.

Tidak hanya menerima materi teoretis, seluruh peserta dari Fakultas Farmasi dan FMIPA juga terlibat langsung dalam peragaan pencacahan bahan hingga proses pengemasan fermentasi.

Melalui pelatihan ini, Prof. Sartini beserta tim berharap para petugas kebersihan dapat memiliki keterampilan mandiri dalam mengolah sampah organik harian secara konsisten. Hal ini diharapkan mampu mendukung terwujudnya tata kelola Kampus Hijau Unhas Tamalanrea yang bersih, asri, dan berkelanjutan. (*)