Makassar – Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat jejaring akademik internasional melalui penyelenggaraan General Lecture yang menghadirkan akademisi dan peneliti dari Hiroshima University dan Fukui Prefectural University, Jepang. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada Jumat, 17 Juli 2026, pukul 14.00–16.00 WITA, bertempat di Lantai 2 Hall Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin.
General Lecture ini merupakan bagian dari implementasi JSPS Core-to-Core Program bertajuk “Establishment of International Academic Basis for Functional Enhancement of Natural Products Toward Healthy-Aging and a Treatment Against Tropical Infectious Diseases.” Program ini menjadi wadah kolaborasi internasional dalam pengembangan penelitian di bidang bahan alam, mikrobiologi, kimia bioorganik, serta inovasi untuk mendukung healthy aging dan penanganan penyakit infeksi tropis.
Kegiatan akan menghadirkan enam narasumber yang memiliki keahlian di bidangnya, yaitu:
- Prof. Kenji Arakawa – Hiroshima University (Bioorganic and Natural Product Chemistry)
- Prof. Yoshimitsu Hamano – Fukui Prefectural University (Applied Microbiology)
- Assoc. Prof. Chitose Maruyama – Fukui Prefectural University (Applied Microbiology)
- Asst. Prof. Aiko Teshima – Hiroshima University (Bioorganic Chemistry)
- Rukman Muslimin – Ph.D. Student, Hiroshima University
- Sho Ogaki – Ph.D. Student, Hiroshima University
Melalui kegiatan ini, peserta akan memperoleh wawasan mengenai perkembangan terkini dalam bidang kimia bahan alam, mikrobiologi terapan, bioorganic chemistry, serta berbagai hasil penelitian yang berpotensi mendukung pengembangan obat berbasis bahan alam dan peningkatan kesehatan masyarakat. Selain menjadi sarana berbagi ilmu pengetahuan, kegiatan ini juga diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi riset, pertukaran akademik, serta mempererat kerja sama antara Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin dengan perguruan tinggi mitra di Jepang.
General Lecture ini terbuka bagi mahasiswa, dosen, peneliti, serta seluruh sivitas akademika dan profesional yang memiliki ketertarikan pada bidang kefarmasian dan ilmu hayati.


